18 Pesepakbola Indonesia Yang Bermain Diluar Negeri Di Tahun 2016

Next>>>

Pidipedia.com-Seiring lumpuhnya kompetisi dalam negeri akibat dibekukannya PSSI oleh Menpora, berimbas pada para pemain, pelatih dan pelaku sepakbola lainnya yang terancam kehilangan pekerjaanya selaku pesepakbola profesional. Dengan keadaan itu, tidak sedikit atlet sepakbola tanah air kehilangan pekerjaannya bahkan alih profesi.

Namun sebagian dari mereka ada juga yang memilih hijrah keluar negeri mencoba keberuntungan untuk bermain di klub luar negeri. Berdasarkan data yang telah berhasil kami himpun, tercatat ada 18 pemain dan seorang pelatih yang bermain diluar negeri dan tersebar diberbagai negara.

>>>Baca juga: 5 Pesepakbola Muda Masa Depan Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri”<<<

Siapa saja mereka? Berikut adalah 18 pesepakbola yang bermain diluar negeri seperti yang telah dilansir fourfourtwo.com:


KAWASAN ASIA TENGGARA

– LIGA MALAYSIA –

1. Dedi Kusnandar (Sabah FA)

Pemain Indonesia

Mantan pemain Persib Bandung ini dikontrak selama satu musim yang akan bermain di divisi dua kompetisi Malaysia Premier League. Dedi sebenarnya mendapatkan tawaran kontrak selama dua musim, namun ia memilih untuk dikontrak selama satu musim saja. “Awalnya Sabah meminta dua musim, tapi saya sepakatinya satu musim, karena ingin melihat perkembangan di Indonesia, berharap bisa balik lagi ke Persib tentunya.”

Tahun 2016 ini adalah musim pertama Dedi Kusnandar bermain di Malaysia bersama Sabah FA setelah sukses menjalani trial pada Desember lalu. Ia pun sudah mendapatkan pujian dari rekan setimnya. “Dedi (Kusnandar) adalah pemain yang tangguh di tengah, dan itu sangat penting,” kata striker baru Sabah, Prince Tochukwu Nnake.


2. Andik Vermansyah (Selangor)

Pemain Indonesia

Andik bisa dikatakan sebagai pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri yang paling berprestasi tahun 2015 lalu. Andik berhasil mengantarkan Selangor FC menjadi juara Malaysia Cup yang merupakan gelar pertama Selangor dalam lima tahun terakhir. Selangor juga mengakhiri musim Malaysia Super League di posisi ketiga (sebelum naik ke posisi kedua karena Pahang FA mendapatkan pengurangan poin), di mana Andik ikut menyumbang 6 gol di sepanjang musim.

Pada November tahun lalu, Andik telah memperpanjang kontraknya bersama Selangor selama dua tahun. Andik pun akan menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang tampil di kompetisi antar klub Asia dengan Selangor lolos ke AFC Cup 2016.


– LIGA MYANMAR –

3. Dedi Gusmawan (Zeyar Shwe Myay)

Dedi Gusmawan (Zeyar Shwe Myay)

Setelah menjalani setengah musim yang sukses di Myanmar pada tahun 2015 lalu, Dedi Gusmawan mendapatkan perpanjangan kontrak selama satu musim pada 16 Desember 2016 lalu.

Dedi memang langsung menjadi pilar utama Zeyar sejak bergabung pada pertengahan tahun lalu. Eks pemain PSPS dan Mitra Kukar ini pun melanjutkan permainan solidnya di musim yang baru ini, dan timnya kini berada di posisi keempat klasemen sementara. Dari 5 pertandingan yang sudah dilakoni sejauh ini, Zeyar belum mengalami kekalahan sama sekali, dengan dua kemenangan dan tiga kali imbang.


– LIGA THAILAND –

4. Greg Nwokolo (BEC Tero Sasana)

pemain indonesia

Greg sebetulnya tampil bagus di Thai Premier League musim 2015 lalu. Ia mencetak 5 gol dalam 16 pertandingan, dan jadi pemain paling menonjol di timnya, BEC Tero Sasana. Sayang gol-golnya tersebut tak mampu mengangkat posisi BEC di klasemen dan membuat mereka terdegradasi.

Menariknya, keputusan Saraburi untuk mundur dari TPL karena masalah finansial menyelamatkan BEC dari degradasi. Mereka pun dipastikan akan kembali tampil di TPL, yang musim 2016 ini akan dimulai pada 27-28 Februari mendatang.

Greg sendiri sudah memperpanjang kontraknya dengan BEC pada Desember lalu, selama satu musim. Dari lima pemain asing BEC, hanya dia dan seorang bek yang dipertahankan.


5. Victor Igbonefo (Navy FC)

pemain indonesia

Igbonefo sebetulnya tak menjalani musim yang gemilang bersama Osotspa Samut Prakan, klubnya di TPL musim 2015 lalu. Hanya bermain 8 kali, ia sempat cedera selama beberapa waktu dan sempat pula mengantongi kartu merah di liga. Osotspa pun memutuskan tak memperpanjang peminjaman Igbonefo, yang masih milik Arema.
Navy FC sendiri nyaris terdegradasi musim lalu setelah hanya duduk di posisi ke-15 di TPL. Ia kembali berstatus sebagai pinjaman dari Arema.


– LIGA TIMOR LESTE –

6. Patrich Wanggai (Karketu Dili FC)

Karketu Dili FC secara bersamaan memboyong tiga pemain Indonesia sekaligus untuk menyambut Liga Amadora yang merupakan liga profesional Timor Leste yang baru saja dibentuk. Ketiga pemain tersebut adalah Patrich Wanggai, Abdul Rahman dan Titus Bonai. Ketiga pemain tersebut pun turut berkontribusi besar bagi Karketu yang berhasil lolos ke liga profesional pertama di Timor Leste.

 

pemain indonesia
7. Titus Bonai

pemain indonesia
8. Abdul Rahman 

pemain indonesia


 

9. Oktovianus Maniani (Carsae FC)

Seperti halnya 3 pemain yang bermain untuk Karketu Dili FC, tim lain asal Timor Leste pun turut memboyong 2 pemain Indonesia sekaligus, seperti Carsae FC yang telah memboyong Oktovianus Maniai dan Imanuel Wanggai.

Okto sebetulnya dikontrak lebih dahulu oleh Carsae, kemudian Okto berhasil mengajak Imanuel Wanggai bergabung bersama timnya Carsae FC. Kabarnya juga tim tersebut juga sempat mendekati Ramdani Lestaluhu untuk ikut hengkang ke Timor Leste, namun usaha mereka gagal karena Ramdani tak mendapatkan izin dari keluarganya. Okto dan Wanggai sama-sama dikontrak selama satu tahun dan akan bermain di Liga Amadora 2015.

pemain indonesia
10. Imanuel Wanggai

pemain indonesia

Selanjutnya,,,,,

(Visited 30.351 times, 16 visits today)

Comments

comments

Next>>>

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *