5 Fakta Unik Tentang Cabai

Pidipedia.comCabai adalah salah satu makanan yang hampir selalu disandingkan dengan makanan pokok, karena banyak orang di dunia ini yang suka makanan pedas. Semakin pedas suatu makanan dianggap semakin menantang dan menimbulkan sensasi tersendiri bagi lidah. Karena selalu dicari oleh pembeli, harga cabai tak jarang mengalami kenaikan berkali-kali lipat.

Ada beberapa fakta unik tentang cabai yang mungkin belum Anda ketahui. Berikut adalah di antaranya:

1. Gigitan kedua cabai lebih pedas dibandingkan dengan gigitan pertama

Jika kamu suka menyantap cabai mentah, kamu pasti menyadari bahwa gigitan kedua dan seterusnya saat makan cabai lebih pedas dibandingkan dengan gigitan pertama. Ini karena bagian yang paling dekat dengan batang memang lebih pedas. Penyebabnya adalah konsentrasi capsaicin yang memberi sensasi pedas pada cabai berada di dekat batang.

2. Hanya mamalia yang sensitif pada pedasnya cabai

Hanya mamalia yang sensitif terhadap pedasnya cabai. Hal ini pula yang menyebabkan burung mampu membantu penyebaran benih tanaman cabai, karena mereka tidak merasakan pedasnya cabai.

3. Cabai memiliki skala pedas

Karena memiliki banyak jenis, rasa pedas cabai kemudian diukur untuk mengetahui tingkat kepedasan yang dimiliki oleh berbagai jenis cabai. Skala yang digunakan untuk mengukur tingkat kepedasannya disebut dengan skala Scoville, karena skala tersebut ditemukan oleh seorang apoteker bernama Wilbur Scoville.

4. Berbagai jenis cabai berasal dari spesies yang sama

Meskipun terdapat berbagai jenis cabai, setidaknya mereka dikelompokkan menjadi lima spesies, yaitu C. annuum, C. baccatum, C. chinense, C. frutescens, and C. pubescens. Capsicum annuum adalah spesies dari cabai yang paling umum kita gunakan, termasuk paprika dan japalenos.

5. Berbagai jenis paprika berasal dari tanaman yang sama

Anda mungkin akan menemukan berbagai warna paprika yang berbeda seperti hijau, merah, kuning dan oranye. Warna paprika dimulai dari warna hijau saat mentah, kemudian berubah menjadi warna kuning, dan akhirnya menjadi merah setelah menjadi matang sepenuhnya. Namun ada beberapa jenis paprika yang memang berwarna kuning dan oranye saat matang sepenuhnya.

Baca juga:

(Visited 367 times, 1 visits today)

Comments

comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *