AWAS LGBT! Ketahuilah Ciri-Ciri Seorang Pria Gay Dari Sorot Matanya!

Pidipedia.com-Seorang pria yang menyandang sebagai ‘Gay’, yaitu seorang pria yang suka terhadap pria (sesama jenis) memang sulit untuk dibedakan. Karena dari segi fisik dan penampilannya, ia tampak seperti lelaki normal seperti pada umumnya. Namun gay merupakan suatu penyakit kejiwaan berbahaya yang sifatnya bisa menular terhadap orang yang menjadi korban dari perbuatannya itu. Selain itu, gay juga merupakan salah perbuatan tercela yang dibenci Allah.

Jadi alangkah baiknya jika kita bisa menghindar dari lingkungan atau sekelompok orang yang diduga telah mengidap penyakit tersebut, agar kita selamat dan tidak ikut tertular oleh penyakit mereka.

Tapi bagaimana cara kita tahu bahwa orang itu adalah gay?

Sebuah studi baru yang dilakukan oleh Ritch Savin-Williams, seorang psikolog perkembangan di Cornell University, menemukan bahwa pria tulen dengan pria gay bisa dibedakan berdasarkan sorot matanya. Dari hasil studi itu disebutkan bahwa pelebaran pupil pada mata merupakan indikator orientasi seksual yang sangat akurat.

Ketika seorang pria melihat sesuatu yang ia suka/cintai bahkan bisa membuatnya merangsang dalam hal asmara, maka tanpa disadari pupil matanya akan terbuka lebar dengan sendirinya. Jadi jika secara normal, pupil mata seorang pria akan terbuka lebar ketika melihat sosok wanita cantik. Sebaliknya, jika pupil mata seorang pria terbuka lebar ketika melihat pria, maka bisa dikatakan pria tersebut tidak normal atau gay.

“Jadi jika seorang pria mengatakan yang sejujurnya, matanya akan melebar ketika melihat wanita. Dan sebaliknya dengan laki-laki gay, mata mereka melebar untuk laki-laki,” kata Ritch kepada LiveScience.

Hubungan antara ukuran pupil dan gairah asmara memang erat kaitannya. Pupil akan membesar dengan sendirinya untuk menanggapi stimulus yang menarik, termasuk wajah dari orang yang dicintai. Bahkan secara tradisional, para peneliti telah mempelajari gairah dan orientasi sek sual dengan meminta relawan untuk nonton film atau gambar erotis lalu relawan tersebut dipasangkan sebuah alat pengukur aliran darah ke alat kelamin. Untuk pria, ini melibatkan pengukuran lingkar “Mr.P”, sedangkan untuk wanita menggunakan probe yang mengukur perubahan tekanan dalam pembuluh darah dinding “Miss-V”.

Bagaimana, apa penemuan ini bermanfaat buat kamu? 


Baca Juga:

(Visited 927 times, 2 visits today)

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *