Bagai Ramalan, Celotehan Gus Dur Yang Unik Itu Malah jadi Kenyataan!

Pidipedia.com-Siapa yang tak kenal dengan tokoh cendekiawan muslim fenomenal yang akrab disapa GusDur atau Dr.(H.C.) K. H. Abdurrahman Wahid? Beliau adalah mantan ketua Tanfidziyah (badan eksekutif) Nahdlatul Ulama dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta Presiden Indonesia yang keempat pada masa jabatan (tahun 1999 hingga 2001) yang menggantikan Presiden B.J. Habibie.

Gus Dur memang begitu misterius, bahkan kerap kali ia melontarkan perkataan yang bisa dikatakan nyeleneh, ucapan dan kebijakan beliau sering disalah pahami orang lain, bahkan oleh sebagian warga Nahdhiyin (NU) sendiri. Apalagi musuh-musuh beliau menilai bahwa ucapan dan sikap beliau tidak masuk akal, malah mereka “men-cap” beliau sebagai orang gila. Terkadang pernyataan Gus Dur hanya baru bisa dipahami setelah terjadinya suatu hal atau peristiwa seperti yang pernah dikatakan GusDur pada waktu itu. Bahkan Almarhum Nurcholis Madjid (Cak Nur) sambil bercanda pernah berkata:

“Hal yang misterius dan hanya Tuhan yang tahu, selain jodoh, maut, dan rezeki, adalah Gus Dur”.

Celotehan-celotehan Gus Dur (dulu) seolah menjadi sebuah ramalan yang banyak menjadi kenyataan, terlebih setelah Gus Dur wafat, sikap dan ucapan beliau yang dianggap tidak masuk akal itu ternyata terbukti benar.

Berikut serangkaian celotehan Gus Dur yang ternyata menjadi kenyataan:

1. Gusdur ke Vatikan

gusdur-vatikan

Seperti yang diceritakan para tokoh Vatikan, saat Gus Dur menjabat sebagai ketua PBNU, beliau mengunjungi Vatikan. Dan sambil guyon Gus Dur berkata bahwa beliau akan datang lagi ke Vatikan tapi tidak sebagai ketua PBNU tapi sebagai seorang Presiden.

Ucapan Gus Dur hanya dianggap candaan oleh para tokoh Vatikan. Dan ternyata pada kunjungan selanjutnya membuat tokoh Vatikan terkaget-kaget, Gus Dur memang datang sebagai seorang Presiden. Itulah mengapa beliau dijuluki “santo” oleh para tokoh Vatikan.


2. DPR seperti Taman Kanak-Kanak

dpr-tk

Saat Gus Dur diminta pertanggung jawaban oleh DPR, dengan gagah berani beliau datang ke gedung bundar dan menghadapi anggota DPR. Di hadapan mereka semua dengan lantang Gus Dur mengatakan bahwa DPR seperti Taman Kanak-kanak.

Saat itu banyak anggota DPR yang tersinggung dan menuding Gus Dur gila. Tapi pada kenyataan yang kita lihat, ternyata benar apa yang dikatakan Gus Dur. Anggota DPR senang ketika jalan-jalan dan tidur ketika sidang, senang rebutan proyek, hobbynya meminta-minta dari #papa_minta_saham, #mama_minta_s0ftex dan sekarang#si_papa_malah_minta_kasur dan masih banyak lagi.


3. Sutarman jadi KAPOLRI

kapolri-sutarman

Pak Sutarman adalah ajudan Gus Dur, dan Gus Dur pernah berkata pada Pak Sutarman: “Nanti Pak Tarman akan jadi Kapolda Metro setelah itu Pak Tarman akan menjadi Kapolri.” Pada saat itu Pak Sutarman hanya tertawa karena mengganggap itu tidak akan terjadi, bahkan bermimpi menjadi Kapolri-pun belum pernah. Dan tepat pada tanggal 23 Oktober 2013, Pak Sutarman resmi dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden SBY.


4. Jokowi bakal jadi Presiden

gusdur-jokowi

Pada 8 Januari 2006, Gus Dur pernah mampir ke rumah dinas walikota Solo untuk bertemu dengan beberapa tokoh agama. Saat itu Bung Joko baru 6 bulan menjabat walikota. Dan pada hari itu Gus Dur berkata: “Siapapun yang dikehendaki rakyat, termasuk Pak Jokowi ini, kalau dia jadi Wali Kota yang bagus, kelak juga bisa jadi presiden.” Bung Joko hanya senyam-senyum pada waktu itu.


5. KH. Said Aqil Siraj bakal menjadi ketua PBNU setelah usia diatas 55 tahun

said-aqil

Di pagi hari, Gus Dur meminta Kang Said (KH. Aqil Siradj) untuk menyediakan air putih dan roti tawar untuk sarapan. Lalu Gus Dur meminta Kang Said untuk membacakan kitab Ihya’ Ulumuddin. Baru dibacakan dua paragraf Gus Dur sudah mendengkur. Lima menit kemudian beliau terbangun dan berkata pada Kang Said: “Sampean akan menjadi ketua PBNU di atas usia 55 tahun”.

Pada Muktamar NU ke 30, Kang Said di usia 46 tahun mencalonkan diri menjadi ketua PBNU bersaing dengan KH. Hasyim Muzadi. Dan yang terpilih pada saat itu adalah KH. Hasyim. Dan pada muktamar NU ke 32, Kang Said mencalonkan diri lagi menjadi ketua PBNU dan beliau terpilih tepat di usia 56 tahun.


6. Ahok bakal jadi Gubernur

ahok-gusdur

Setelah gagal menjadi gubernur Bangka Belitung, Koh Ahok bertemu Gus Dur dan Gus Dur berkata: “Kamu akan menjadi gubernur”.


7.  Amanat dan pamitan Gusdur

gusdur-wafat

Guru Besar UGM Profesor Suhardi, pernah menjadi Dirjen di Departemen Kehutanan di era Gus Dur. Di ruang ICCU berapa hari sebelum Gus Dur wafat. Gus Dur berkata pada Pak Hardi: “Pak Hardi saya titip bangsa ini. Tolong ikut dikawal Pansus Century di DPR. Besok Kamis saya akan pulang ke Tebuireng dengan diantar banyak orang. Saya sudah ditunggu ayah saya di sana,”

Dan masih banyak lagi kisah misterius tentang Gus Dur. Dan yang membuat tertawa adalah perkataan Gus Dur pada Fidel Castro: “Saya menjadi presiden dipilih oleh orang-orang gila”. Sekarang kita saksikan sendiri bagaimana perilaku mereka yang memilih Gus Dur pada masa itu.
Sumber: gusdurfiles.com


Sudah Tau Yang ini?

>>> Terbukti Atau Kebetulan? 8 Ramalan Jayabaya Ini Benar Terjadi

>>> Menurut Ramalan Joyoboyo, Masa Jabatan Jokowi Paling Lama Sampai 2016!

>>> Ramalan Nasib Amerika Setelah Obama Lengser, Ternyata Cukup Mengerikan

>>> Ramalan Nostradamus yang Mungkin Akan Terjadi di Tahun 2016

(Visited 8.204 times, 1 visits today)

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *