Cecep, Pemain Star Wars yang Berprofesi Sebagai Guru di Garut

Pidipedia.com-Star Wars: The Force Awakens bersetting 30 tahun setelah kejadian di film keenam ‘Star Wars: Episode VI-Return of the Jedi’ yang rilis pada 1983 silam. Film yang telah dirilis pada tanggal 18 Desember ini berhasil memecahkan rekor sebagai film dengan penjualan tiket pre-sales terlaris dan tercepat sepanjang sejarah. Para analis memprediksi film ini akan menjadi salah satu yang terlaris di box office sepanjang masa.

Beberapa aktor laga Indonesia juga ikut andil dalam membintangi film yang disutradarai oleh J.J. Abrams ini, salah satunya yaitu Cecep Arif Rahman. Porsi peran Cecep Arif Rahman sebagai Crokind Shand di Star Wars: The Force Awakens mungkin tidak besar. Bersama Iko Uwais dan Yayan Ruhian, ia menjadi geng Kanjiklub, organisasi penjahat antargalaksi. Selain sebagai pemain, namanya juga muncul di daftar Star Wars sebagai koreografer untuk film ini.

iko-uwais-yayan-ruhian-dan-cecep-arif-rahman

Cecep, yang mulai dikenal saat memerankan The Assassin dalam film “The Raid 2”, memang sejatinya seorang guru silat. Ia mengajar silat sejak tahun 2001 di madrasah kemudian  menjadi guru bantu di SD Tegalpanjang 3, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut pada tahun 2003.

Tak banyak yang tahu pula, Cecep sejatinya berstatus PNS, Pegawai Negeri Sipil. Setelah menjadi guru bantu selama lima tahun, Cecep kemudian diangkat menjadi PNS. Karena kesibukan syuting yang menyita waktunya dan takut makan gaji buta, Cecep kemudian pindah untuk mengajar di SMP. Ia kemudian mengajar di SMP IT Nurul Islam, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut. Mata pelajaran umum menjadi pegangannya. Terkadang, ia harus menyesuaikan diri dengan tuntutan penampilan saat terlibat dalam sebuah film. “Di sana rambut saya mungkin harus diwarnai atau diapa-apakan. Makanya kalau pas mengajar, kadang saya tutupi peci,” Cecep berkata sambil tertawa.

Meski telah berkiprah di perfilman nasional, bahkan internasional, Cecep merasa tidak ada yang berubah pada dunianya. Ia tetap merasa setara dengan yang lain. Ia tetap seseorang dari sebuah kampung di Garut, mengajar silat, dan menjadi guru. Para tetangga pun melihatnya biasa saja. Hanya anak-anak muda yang melek internet yang sedikit heboh. Cecep mengaku tak ingin melepas statusnya sebagai PNS dan serius menekuni akting. Tujuannya mulia, agar ia tak lepas dari jati dirinya karena PNS dahulu merupakan cita-citanya dan orang tuanya.


Baca Juga:

(Visited 109 times, 1 visits today)

Comments

comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *