Ciri-Ciri Orang yang Telah Mengalami Pencerahan Spiritual

Pidipedia.com-Pencerahan spiritual adalah kesadaran tertinggi yang menghinggapi seseorang sehingga dia memperoleh kematangan dalam menjalani hidup. Pencerahan spiritual dapat merubah masa lalu, masa kini dan masa depan. Ketika pilihan tersebut mendobrak dan berpikir lebih maju dari faham-faham yang sudah ada, saat itulah pencerahan spiritual mulai terjadi.

Berikut adalah ciri-ciri orang yang telah mengalami pencerahan spiritual:


1. Mulai mempertanyakan jati diri

Pertanyaan utama yang mulai kita pertanyakan adalah, siapa sebenarnya kita sebagai manusia. Semakin dalam kita mencari tahu, semakin kita menyadari bahwa kita adalah mahluk luar biasa yang sedang mengalami pengalaman fisik sebagai seorang manusia.

Kita selalu terhubung dengan Sang Pencipta, akan tetapi ada hal-hal yang menghalangi kita untuk berhubungan dengan Sang Pencipta.

Dengan memahami bahwa kita adalah bagian dari Sang Pencipta, maka itu akan merubah segalanya, karena dengan menerima diri kita apa adanya mencerminkan cinta kasih dari Sang pencipta sendiri.


2. Mempertanyakan mengapa ia ada di dunia ini

Tujuan hidup setiap manusia berbeda dari satu dengan yang lain, akan tetapi kita mulai mencari mereka yang memiliki kesamaan visi dengan pribadi kita. Beberapa akan tertarik pada grup yang menyukai hal-hal ET (extra terrestrial), sementara yang lain tertarik pada hal yang sifatnya lebih meditatif/spiritual. Pada akhirnya, semuanya adalah sama, hanya kemasannya yang berbeda.

Menjalani tujuan hidup adalah hal yang sangat menyenangkan bagi mereka yang tercerahkan secara spiritual. Orang sering menganggap tujuan hidupnya itu lebih rumit daripada yang seharusnya, namun seringkali jawabannya sudah ada disana, hanya saja energinya tidak dicurahkan untuk tujuan hidupnya yang sebenarnya. Menjalani apa yang kita sukai tanpa melukai orang lain, adalah sebuah petunjuk kepada tujuan hidup kita.


3. Hidupnya berubah 360 derajat

Begitu kita menyadari bahwa kita adalah jiwa/roh yang sedang mendiami tubuh fisik, kita mulai melihat hal-hal secara berbeda. Kita mulai bisa menarik energi dari sistem yang dibuat untuk mengatur dan memperbudak kehidupan.

Kita mulai bisa melihat arti simbol-simbol yang tersirat di sekeliling kita, berpikir lebih jernih dan dengan kebijaksanaan.


4. Mulai menyadari bahwa setiap peristiwa bukan sekedar kebetulan

Hal ini mulai terlihat dengan sendirinya tanpa kita sadari, penglihatan akan sesuatu dan perasaan dejavu mulai muncul lebih sering. Kita akan belajar bahwa realitas adalah sesuatu yang bisa dirubah. Seperti merubah saluran TV, jika tontonannya tidak menarik lagi.


5. Mempunyai lebih sedikit teman namun lebih akrab

Semakin pencerahan spiritual terjadi, energi kreatif yang dihasilkan bergetar lebih cepat, hal ini mempengaruhi proses interaksi kita dengan sesama, dan seringkali membuat mereka yang belum mengalami pencerahan menjadi tidak nyaman. Ego mereka akan membuat alasan untuk tidak bergaul dengan kita lagi.

Namun getaran baru kita akan saling tarik menarik dengan mereka yang mempunyai getaran yang sama. Mungkin beberapa dari kita
akan memiliki pekerjaan baru, atau mulai mengikuti impian hidupnya selama ini.


6. Membuang barang dan hal yang tidak perlu

Fengshui intinya adalah bagaimana energi positif dapat mengalir di dalam ruangan sehingga membawa keharmonisan bagi mereka yang tinggal didalamnya.

Seseorang yang sedang mengalami pencerahan, menyadari keinginan terhadap barang-barang material, memberatkan tujuannya mengalami pencerahan.


7. Menyadari bahwa cinta kasih adalah dasar

Bagi kebanyakan orang, hidup sering penuh dengan kekecewaan dan sakit hati. Baik itu karena hubungan dengan orang yang dicintai, penghianatan teman, dan lain-lain. Untuk mendapatkan rekan yang tepat, kita harus mencintai diri sendiri terlebih dahulu.

Disadari atau tidak, kita dapat mempengaruhi hal di sekeliling kita. Semuanya memiliki hubungan saling mencintai di level kejiwaan, begitu kesadaran itu muncul menjadi sebuah tindakan, perasaan ini menjadi berlipat ganda banyaknya.

Bayangkan efek domino dari getaran positif ini. Perasaan saling mengasihi yang mempengaruhi orang-orang disekitar kita, dan perlahan lahan merubah dunia.


8. Akan menjadi penenang di saat badai

Dengan menyadari kita telah tercerahkan, pola pikir kita akan bergeser, dari pola pikir bertahan hidup menjadi pola pikir yang memaafkan dan mengasihi. Ketakutan akan bertahan hidup dan kematian akan terlepas, sehingga tersedia ruang untuk rasa mengasihi dan memaafkan. engajar kasih, berbagi, mencintai, dan menyembuhkan akan menjadi tujuan hidup baru.


Baca juga:

(Visited 440 times, 1 visits today)

Comments

comments