Alasan Diberlakukannya Pengibaran Bendera Setengah Tiang

Pidipedia.com-Saat memperingati hari-hari berkabung nasional, seperti meninggalnya mantan presiden atau bencana nasional, seluruh warga Indonesia diminta untuk mengibarkan bendera setengah tiang. Hal ini juga berlaku di negara-negara lain.

Bendera setengah tiang telah menjadi simbol ungkapan belasungkawa dan berkabung yang diterima oleh dunia internasional. Yang jadi pertanyaan, sejak kapan bendera setengah tiang digunakan sebagai lambang berkabung?

Tradisi mengibarkan bendera setengah tiang yang disebut half-mast atau half-staff ternyata dimulai pada abad 17. Tradisi ini diperkenalkan oleh para pelaut Inggris dan diikuti oleh negara-negara lain hingga sekarang.

Sejarah half-mast bisa dirunut ke tahun 1612, ketika kapten kapal Inggris Heart’s Ease meninggal dalam perjalanan ke Kanada.

Ketika kapal tersebut kembali ke London, awak kapal mengibarkan bendera kebangsaan Inggris demi menghormati mendiang kapten. Namun bendera tersebut tidak dikibarkan di ujung tiang.

Pada waktu itu, awak kapal mengibarkan bendera kebangsaan lebih rendah dari posisi normal agar ujung tiang bisa digunakan untuk mengibarkan bendera kematian.


Baca juga:

(Visited 576 times, 1 visits today)

Comments

comments