Kepribadian Seseorang Berdasarkan Wedal Hari Lahir Ramalan Sunda Kuno

Pidipedia.com-Bukan hanya Bangsa Tionghoa yang kemarin baru saja merayakan tahun baru imlek, dimana menurut tahun ini memasuki shio monyet api. Berbagai ramalan pun bermunculan bagi siapa saja yang dihitung berdasarkan tahun lahir.

Pada dasarnya setiap daerah/wilayah di dunia ini memiliki cara unik dalam meramalkan kehidupan manusia di masa depannya berdasarkan berbagai sudut pandang. Seperti Tanggal lahir, hari lahir, bulan lahir, tahun lahir dan sebagainya.

Seperti menurut perhitungan Sunda Kuno, dimana ada istilah wedal kelahiran. Wedal bisa juga disebut sebagai hari kelahiran yang memiliki makna khusus terutama pada sifat-sifat orang tersebut.

Berikut adalah sifat atau Kepribadian Seseorang Berdasarkan Wedal atau hari lahir:

Senen = Kembang (Senin = Bunga)

“Mentingkeun tetembongan diri, sok rapih. Loba dipikaresep ku jalma, berehan. Tapi, sok ‘asa aing, yeuh aing’, keukeuh peuteukeuh.”

Terjemahan:

Selalu mengutamakan penampilan dan selalu terlihat rapi. Banyak disukai orang dan suka memberi (dermawan).

Tapi memiliki sifat sombong dan keras kepala.

Pembawaan bunga terhadap wedal dengan memiliki sifat:

  • narsis dan posesif
  • selalu ceria atau periang
  • selalu membuat kesan humoris pada orang-orang di sekitarnya
  • mempunyai daya pikat yang luar biasa, karena memiliki aura kuat seperti lambangnya = bunga.
  • selalu menjadi pusat perhatian dan orang-orang akan segera menyukaiinya.
  • cocok berkarier di dunia seni hiburan, host adalah profesi yang baik manusia Senin

Salasa = Seuneu (Selasa = Api)

“Hade jiwa sosialna. Resep nulungan teu ningali sahana. Satia jeung hese beger deui. Tong wawanianan nipu jeung ngahianat ka manehna sabab gede tur goreng ambek jeung resep ngagede-gede masalah.”

Terjemahan:

Memiliki jiwa sosial yang tinggi. Suka menolong tanpa pamrih terhadap siapa saja. Dalam hal asmara, ia setia dan tidak genit. Jangan sekali-kali berani berbohong, menipu dan menghianatinya, karena ia mudah sekali untuk marah, sensitif dan suka membesar-besarkan masalah.

Pembawaan api terhadap wedal dengan memiliki sifat:

  • kuat dan hidup.
  • kharismatik.
  • Disegani karena berjiwa pemimpin.
  • mempunyai rasa percaya diri yang tinggi bukannya hanya dalam penampilan tetapi juga kemampuan.
  • jika dia laki-laki banyak yang bertubuh tegap, jika dia perempuan banyak yang terlihat angun dan elegan.
  • cocok berkarier di bidang politik atau sebagai orator karena sikap bawaannya dan kata-katanya dapat dipercaya.
  • bisa juga berkarier di bidang perdagangan atau benjadi pebisnis yang handal.

Rebo = Daun (Rabu = Daun)

“Cicingeun, kalem, ngawibawa, oge hade basa jeung laku. Lamun geus kenal deukeut, kanyaohan dirina teh sok ngabungahkeun. Mikanyaah ka kulawarga. Tapi, babari kabawa arus, gampil percaya kana omongan anu can tangtu bener. Paling anti dititah.”

Terjemahan:

Pendiam, kalem, berwibawa dan baik dalam bertutur kata dan berperilaku. JIka sudah kenal dekat, ia orang yang menyenangkan dalam bergaul. Cinta keluarga. Tapi mudah terbawa arus, mudah percaya pada kabar yang belum tentu kebenarannya. Paling anti disuruh/diperintah.

Pembawaan daun terhadap wedal dengan memiliki sifat:

  • mempunyai daya empati yang sangat kuat dan mudah jatuh cinta.
  • tidak bersikap tegas adalah salah satu sifat buruknya.
  • merasa kasihan pada orang lain meskipun kadang rasa kasihnya itu merugikan dirinya sendiri.
  • kariernya yang terbaik adalah guru atau dokter karena profesi ini sangat cocok untuk menunjang kariernya yang membutuhkan rasa kemanusian dan belas kasih yang tinggi.

Kemis = Angin (Kamis = Angin)

“Teu gampil putus harepan, sumanget gawena hade, tekun, giat latihan. Sok teu betahan di imah. Kadang sok “ciga kacang poho kulitna”, loba omong, curigaan. Hadena tara ngadendam.”

Terjemahan:

Tidak mudah putus asa, memiliki semangat kerja yang tinggi, tekun, giat berlatih. Tidak betah dirumah. Terkadang “seperti kacang lupa akan kulitnya”, banyak bicara, mudah curiga. Tapi tidak pernah dendam.

Pembawaan angin terhadap wedal dengan memiliki sifat:

  • tidak pernah tinggal diam dalam hidupnya.
  • malas adalah musuh terbesarnya.
  • senang bekerja keras untuk mengembangkan kreativitasnya.
  • sangat bertangung jawab terhadap pekerjaannya juga terhadap keluarganya.
  • sering kali anak yang lahir di hari kamis selalu menjadi tulang punggung keluarga.
  • Karier terbaik pelaut, pekerjaan yang menguras tenaga, bisnisman karena bisa mengembangakan usahanya dengan baik.

Juma’ah = Cai (Jumat = Air)

“Tenang, nyegerkeun, tapi oge sok ciga ombak, ngamuk. Cicingeun, tapi prinsipna “leuwih hade cicing daripada ngomong nu teu aya mangpaatna.” Wibawana tingkat luhur jadi loba dipika kagum ku jalma. Tapi egois, keukeuh kumaha manehna, sok “asa aing, yeuh aing!” jeung sagala kahayangna kudu dicumponan.” >>> “Apa Sudah Tahu Yang Dibawah Ini?”

Terjemahan:

Tenang, Menyegarkan, tapi terkadang seperti ombak, marah. Pendiam, tapi prinsipnya “lebih baik diam daripada membicarakan yang tidak ada manfaatnya”. Wibawanya tingkat tinggi, jadi banyak dikagumi orang lain. Tapi egois, keras kepala semaunya, suka merasa bahwa dirinya adalah paling hebat! dan segala kemauannya harus dituruti.

Pembawaan air terhadap wedal dengan memiliki sifat:

  • diam-diam menghanyutkan.
  • mempunyai sifat yang tenang dan dingin
  • tapi juga pemurung dan selalu sedih, karena setiap persoalan sekecil apa pun mereka masukan kedalam hati.
  • seorang yang bijaksana yang luar biasa,
  • cenderung suka mengalah daripada harus bertikai.
  • mencintai ketenangan.
  • Karier yang cocok penulis, sastrawan, seniman, jurnalis, dan hakim karena sikapnya yang tenang dan bijaksana sangat menunjang terhadap karier mereka.

Sabtu = Taneuh/Bumi (Sabtu = Tanah/Bumi)

“Pisikna kuat, pendirianna oge, kokoh jeung kuat hate. Cita-citana luhur jeung berehan. Moal asa-asa mere anu dipikaboga asalkeun bisa nulungan batur. Gorengna, sok hayang nguasaan jeung ngabogaan naon bae anu dipikaresep, rada egois, jeung sombong. Tapi teu gancang putus asa jeung leukeunan ikhtiar.”

Terjemahan:

Fisiknya kuat, pendirianya kokoh dan kuat hati. cita-citanya tinggi dan suka berbagi. Tidak tanggung-tanggung untuk memberikan apa yang ia miliki asalkan bisa menolong orang lain. Buruknya, suka ingin menguasai dan memiliki apa saja yang ia suka, sedikit egois dan sombong. Tapi tidak mudah putus asa dan ulet dalam berikhtiar.

Pembawaan tanah/bumi terhadap wedal dengan memiliki sifat:

  • mempunyai jiwa petualang yang tinggi.
  • pemberani yang punya sifat ulet dan tidak mudah menyerah.
  • menikmati kegagalan sebagai kesuksesan yang tertunda.
  • karier yang cocok untuk mereka adalah duta besar, antropogi, atau ahli sejarah.

Ahad = Mega/Langit (Minggu = Mega/Langit)

“Loba babaturannana. Pergaulanna luas saluas mega. Hade basa jeung laku ka sasaha. Pinuh sumanget gawe. Kurangna sok kamalinaan kana kasedih, sagala kahayangna kudu dicumponan, lamun henteu? Manehna bakal ngusahakeun ku cara naon bae. Lamun soal cinta, manehna satia jeung lain tipe gampangan.”

Terjemahan:

Memiliki banyak teman. Pergaulannya luas seluas mega/langit. baik dalam bertutur kata dan berperilaku terhadap sesama. Memiliki semangat kerja tinggi. Kekurangannya suka berlebihan ketika bersedih, segala keinginannya harus dipenuhi, jika tidak? Ia akan berusaha dengan cara apa saja. Soal cinta, ia setia dan bukan tipe orang yang gampangan.

Pembawaan mega/langit terhadap wedal dengan memiliki sifat:

  • selalu berwawasan luas dan mempunyai pandangan jauh ke depan
  • optimis, namun  cenderung sombong dan ingin menang sendiri.
  • merasa paling cerdas,
  • selalu bahagia jarang bersedih.
  • kegagalan dalam kehidupan mereka diangap sebagai riak-riak kecil dalam bahtera hidupnya.
  • kariernya adalah presiden, pilot, alhi pidato, dan model.

Sudah tahu yang ini?

>>> Punya Garis Tangan Bentuk Bulan Sabit? Itu Bagus Loh, Ayo Cek Artinya Disini!

>>> 

(Visited 87.613 times, 14 visits today)

Comments

comments

6 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *