Kisah Ini Membuktikan Bahwa Samson Ternyata Adalah Nabi Sam’un A.S

Next>>>

Pidipedia.com-Sebuah cerita yang tak kalah menarik untuk kita bahas saat ini, yaitu tentang Samson yang diceritakan seorang yang sangat kuat itu ternyata beliau adalah seorang Nabi utusan Allah, yaitu Nabi Sam’un A.S. Wah masa sih?

Setelah ditelusuri, ternyata kisah dari kedua tokoh itu (Samson / Nabi Sam’un) ternyata memiliki banyak kesamaan dalam hal kejadian yang dialami maupun tempat.

Masih penasaran? Memang tak lengkap rasanya bila kita berkehendak ingin memecahkan rasa penasaran tapi tanpa membuktikannya sendiri secara langsung. Berikut adalah perbandingan kisah nabi Sam’un A.S dengan Samson/Simson yang berhasil kami rangkum:


Kisah Nabi Sam’un A.S

“Sam’un Al Ghozi Ialah orang yang mempunyai kekuatan luar biasa yang tidak terkalahkan, yang kelemahannya terletak pada rambutnya”.

…. Nabi Sam’un A.S dengan izin Allah SWT dikenal memiliki tubuh yang kekar dan sangat kuat, hingga bisa merobohkan istana yang kekar sekalipun saat itu.

nabi-samun

Suatu ketika dalam hidupnya dia bernazar kepada Allah SWT bahwa ingin hidup mengabdi kepada Allah SWT dengan tidak keluar dari tempat ia berdiam diri. Dia membangun semacam tenda dimana dia tetap berdiam diri dan beribadah kepada Allah SWT tanpa keluar dari tempat tsb. Saking sayangnya Allah SWT, akhirnya Allah menumbuhkan pohon anggur dan pohon tersebut berbuah ketika Nabi Sam’un A.S merasa lapar. Nabi Sam’un A.S tak pernah mengatakan bahwa dirinya lapar atau haus, dia hanya fokus beribadah kepada Allah SWT.

Ketika dia lapar, maka yang menyuapi buah anggur tersebut adalah malaikat. SUBHANALLAH.

Suatu ketika seorang Raja yang zalim dinegri tersebut berkeinginan memburu Nabi Sam’un A.S dan membujuk istri Nabi Sam’un untuk membocorkan kelemahan sang Nabi. walhasil, sang nabi bercerita bahwa kelemahannya adalah pada rambutnya yang panjang. Bila dipotong, maka dia akan menjadi lemah.

Maka suatu ketika, saat Nabi Sam’un tengah tidur, diguntinglah rambut sang Nabi dan setelah itu beliau menjadi lemah. saat itulah Nabi Sam’un ditangkap dan dibawa menghadap Raja dan Raja memerintahkan untuk membutakan mata Nabi Sam’un.

Nabi Sam’un A.S kemudian berdoa kepada Allah SWT agar dipanjangkan umurnya dan dipanjangkan kembali rambutnya untuk dapat menenggelamkan istana Raja beserta seluruh rakyat dan istrinya yang telah berlaku zalim dan juga dirinya siap untuk mati bersama Raja zalim tersebut.

Dan saat rambutnya telah panjang, hal tersebutpun dilakukan dan beliau meninggal bersama rakyat yang zalim, Raja beserta istananya hancur lebur.


Kisah Samson

(Ditulis oleh Joan Comay, dalam bukunya yang berjudul “Who’s Who in the Bible:The Old Testament and the Apocrypha, The New Testament”)

Samson/Simson adalah seorang tokoh seperti Herkules, yang menggunakan kekuatan fisiknya yang luar biasa untuk bertempur melawan musuh-musuhnya dan melakukan beberapa aksi kepahlawanan yang tidak dapat dilakukan oleh manusia biasa: bergulat melawan singa, menghancurkan pasukan musuh dengan hanya menggunakan tulang rahang keledai, dan merobohkan sebuah bangunan raksasa.

Samson terpikat dengan perempuan dari lembah Sorek bernama Delila, Delila membujuk Samson untuk memberitahukan apa kelemahan Samson, karena dengan diikat tali pun dengan sekali sentakan tali akan terputus dan Samson dapat menghajar orang-orang Filistin. Sampai akhirnya Delila berhasil mengetahui kelemahan Samson karena Samson memberitahunya, Samson akan hilang kekuatannya jika rambutnya dipotong.

rambut-samson

Diam-diam Delila mencukur rambut Samson saat dia tertidur lelap, dan mengikatnya. Saat dibangunkan, Samson sudah dikepung orang Filistin, saat dia berusaha meronta, kekuatannya sudah tidak ada, Samson hilang kekuatannya. Orang Filistin dengan mudah menangkap Samson, dan menahannya, Samson dicongkel matanya sehingga menjadi buta, dan dipaksa menjadi tontonan seperti badut pertunjukan, selain itu Samson juga harus menggiling di kilangan gandum.

Lama berselang rambut Samson mulai tumbuh, Samson berdoa agar diberi kekuatan sekali lagi, untuk menghancurkan orang Filistin. Saat perayaan dewa Dagon, Samson diikat dan dibawa sebagai tontonan di kuil Dagon. Karena Samson buta, saat itulah Samson menyuruh anak kecil yang menuntunnya, untuk mengarahkan Samson ke tiang penyangga kuil Dagon.

Segenap kekuatan Samson dikembalikan oleh Tuhan dan dengan kedua tangannya Samson memeluk tiang penyangga dan merubuhkan kuil Dewa Dagon. Samson ikut mati bersama orang Filistin setelah dia menghancurkan kuil Dagon di saat terakhir hidupnya. Itulah kematian Samson, mati bersama musuh bangsanya yaitu bangsa Filistin.

Berikut Penjelasan Menurut Islam,

Yuk baca halaman selanjutnya… >>>

(Visited 2.137 times, 2 visits today)

Comments

comments

Next>>>

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *