Komik Karya Anak Tasikmalaya Akan Diterbitkan Di “Taipe Book Fair”

Pidipedia.com-Anda tahu komik? Komik adalah suatu bentuk karya seni berupa cerita bergambar, gambar-gambar pada komik biasanya tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita. Biasanya, komik dicetak di atas kertas dan dilengkapi dengan teks.

Mungkin bagi anda penggemar komik, telah akrab dengan komik cetakan dari negeri sakura, Jepang. Komik Jepang memang populer di negeri ini, seperti Doraemon, Dragon Ball, Naruto, Dan lain-lain.

Namun bukan berarti anak bangsa tidak bisa menciptakan sebuah komik, negeri kita juga punya komik made in asli Indonesia seperti; Bima, Nusantaranger, dan lain sebagainya.

Satu lagi komik karya anak bangsa akan terbit pada bulan ini. Tak tanggung-tanggung, komik yang berjudul “Saung Langit Anak-anak Tasikmalaya” tersebut akan diterbitkan di “Slowork Publishing Hongkong di Taipe Book Fair”. Spektakuler!

Untuk lebih jelasnya, berikut sinopsis kiriman dari saudara Vudu Abdul Rahman:


Komik yang ditulis Vudu Abdul Rahman, Syswandi, dan digambar Leo Ruslan Aryandinata ini akan diterbitkan “Slowork Publishing Hongkong pada 16 Februari 2016 di Taipe Book Fair”. Kebanggan yang tidak bisa diukur dengan angka lagi bahwa para pegiat komunitas anak Tasikmalaya dapat menceritakan kisah-kisah nyata perjalanan selama membangun budaya sosial dan pendidikan antaranak yang berbeda kasta ini dapat belajar bersama di bawah langit Tasikmalaya.

Vudu yang biasa dipanggil Dude mendirikan komunitas Pers Cilik Cisalak (Percisa Kids) yang berproses kreatif di bidang jurnal-sastra anak, musik, komik strip, sosial, dan pendidikan. Panji seorang aktivis sosial mendirikan komunitas Saung Langit yang menampung anak-anak kurang beruntung untuk belajar bersama di sebuah saung yang didirikan di antara rumah kumuh dan gunungan sampah. Sedangkan Edi, seorang pegiat komunitas teater mengarahkan anak-anak yatim-piatu di SAI Home Schooling mengajarkan mereka belajar merasa dan melakukan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Tiga pegiat komunitas tersebut, menyatukan kegiatan belajar bersama antaranak yang berbeda kasta di bawah langit Tasikmalaya sebagai wujud keprihatinan ketika mengingat bangsa Indonesia mudah dipecah-belah dengan isu ras, suku, agama, dan perbedaan lainnya. Sedangkan prinsip pluralitas bangsa ini telah ditanamkan sejak ratusan tahun lalu dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Anekdot dari anak-anak sederhana ini seperti film besutan sutradara Iran, Abbas Kiarostami yang mengagumkan . Tidak ada yang tragis atau dramatis, mereka hanya beberapa potongan dari kehidupan nyata, tapi hidup sederhana dan mimpi menjadi begitu jauh dan sangat langka di masyarakat kita.

Apakah anak-anak yang bermain video game sepanjang hari bisa membayangkan anak lain yang bahkan tidak memiliki kertas? Apakah anak-anak yang berpura-pura seorang putri bisa memahami suatu nilai bola yang dibuat dengan sampah? Dan bagi mereka yang selalu ingin makan McDonald, mereka bisa memahami bahwa impian terbesar dari anak yang lain hanya bisa makan ikan sekali saja?

Mereka saling bertemu di bawah langit Tasikmalaya, mereka akan mengerti satu sama lain, dan membawa hal sederhana untuk dunia.

www.sloworkpublishing.com/en/catalog/shelter_of_the_sky.php

www.sloworkpublishing.com/en/buy/index.php


Kiriman dari:

pendiri komunitas Pers Cilik Cisalak (Percisa Kids)Vudu Abdul Rahman

Pendiri Komunitas Pers Cilik Cisalak (Percisa Kids)

Penulis Komik Saung Langit

email: ddudu.ar@gmail.com


– Kolom Pena Sahabat –

Anda punya opini, puisi atau karya tulis lainnya yang ingin dimuat di Kolom Pena PidiPedia.com?

Kirim tulisan anda beserta nama lengkap + foto dan identitas lainnya yang ingin anda lampirkan.

kirim melalui email: pidipedia@gmail.com

(Visited 109 times, 1 visits today)

Comments

comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *