Konyol, 9 Penemuan Luar Biasa Yang Didapat Dari Mimpi

Mimpi adalah bunga tidur sebagai perwujudan dari apa yang sering kita pikirkan, entah itu kesenangan atau rasa takut yang berlebih. Tentunya kejadian saat bermimpi tidak selamanya bisa kita ingat, terkadang untuk mendapatkan kembali memori saat bermimpi harus mengingatnya dengan kuat.

Tapi mimpi juga dapat mengilhami terjadinya sesuatu yang nyata, seperti yang terjadi pada tokoh-tokoh ternama Dunia seperti Albert Einstein, Niels Bohr, dan lainnya yang berhasil melakukan penelitiannya yang didapat dari mimpi.

Penasaran, siapa saja tokoh-tokoh tersebut yang berhasil menemukan penemuannya yang diilhami dari mimpi? Mari kita simak berikut ini:

1. Teori Relativitas dari mimpinya “Albert Einstein”
Bunga Tidur
Albert Einstein merupakan salah satu ilmuan hebat dari abad 20 dengan teori terkenalnya “Teori Relativitas” itu. Tapi siapa yang tahu, bahwa teorinya itu didapat dari mimpinya. Konon ia mengembangkan teori tersebut berdasarkan gambaran yang didapatnya dari mimpi.

2. Konsep Model Atom dari mimpinya “Niels Bohr”

Niels Bohr merupakan ahli fisika dari Denmark yang lahir pada 7 Oktober 1885. Dia pernah meraih Nobel Fisikan pada tahun 1922 terkait penelitiannya mengenai atom. Bohr melakukan penelitian tentang bentuk dan struktur atom yang pada saat itu belum ada yang bisa menjelaskan secara detail dalam konsep yang nyata. Pada saat itu Bohr sukses menjelaskan tentang struktur atom tersebut.
Bunga Tidur
Konsep atom yang bisa dipahami banyak orang tersebut ternyata dia peroleh dari hasil tidur, Pada suatu ketika saat Bohr kelelahan dan akhirnya tertidur dia mendapat gambaran unik dalam mimpinya. Dalam mimpi ia melihat sebuah struktur tata surya yang terus bergerak. Berbekal gambaran mimpi tersebut dia berusaha menariknya menjadi suatu konsep atom, dan hebatnya konsep melalui mimpi tersebut telah menjadikannya sebagai salah satu penemu yang sangat hebat. Hasil penemuan Bohr tersebut merupakan cikal bakal ilmu yang membahas lebih mendetail tentang atom sampai sekarang ini.

3. Tabel Periodik Unsur Kimia dari mimpinya “Dmitri Mendeleev”

Tabel periodik unsur diciptakan oleh Dmitri Mendeleev, ilmuan besar yang berasal dari Rusia. Ternyata ilmuan kelahiran 8 Februari 1834 ini menciptakan tabel unsur kimia tersebut diawali dari mimpi.
bunga tidur
Mendeleev membuat tabel unsur kimia dengan menggolongkan berdasar komponen dan juga berat. Namun dalam penelitian penggolongannya tersebut dia mengalami beberapa kesalahan dan hampir putus asa karena tidak menemukan apa yang dia cari. Akhirnya karena kelelahan dan merasa frustasi Mendeleev pun tidur untuk mengistirahatkan pikirannya. Dan tidak disangka dalam tidurnya dia bermimpi melihat visualisasi dari penelitian yang sedang dia jalani. Saat terbangun Mendeleev lalu menggambar seperti yang dia lihat dalam mimpinya tersebut. Akhirnya terciptalah Tabel Periodik Unsur seperti yang kita pakai saat pelajaran kimia sekarang ini.

4. Konsep Pembuktian Matematika dari mimpinya “Srinivasa Ramanujan”

Srinivasa Ramanujan merupakan ilmuan matematika India yang lahir pada 22 Desember 1887. Dia dikenal orang karena kemampuannya dalam menemukan konsep baru tentang pembuktian matematika.
bunga tidur
Tapi dibalik itu semua, ternyata hasil pembuktian yang dia dapatkan tidak semuanya berasal dari pendidikan resmi terkait matematika. Kebanyakan konsep matematika yang dia dapatkan berasal dari pembuktian apa yang dia pikirkan dan juga dari hasil mimpinya. Saat dia terbangun dari mimpi, Srinivasa langsung menuliskannya dalam kertas. Salah satu teori yang paling terkenal dari Srinivasa adalah Dugaan Ramanujan dan formula bilangan tak terhingga dari Pi.

5. Insulin Sebagai Obat Diabetes dari mimpinya “Frederick Banting”

Tahukah teman mengapa setiap tanggal 14 November diperingati sebagai hari diabetes di seluruh dunia? Ternyata hal tersebut untuk memperingati dan mengenang jasa dari Frederick Banting dalam pengobatan diabetes. Frederick Banting memprakarsai penggunaan Insulin pada manusia untuk kepentingan pengobatan diabetes.
bunga tidur
Awalnya dia tidak pernah berpikiran akan hal tersebut, tapi pada suatu waktu saat dia tidur di rumahnya, dia bermimpi dan mendapat sebuah pencerahan akan fungsi Insulin untuk mengendalikan penyakit diabetes pada manusia, hal ini belum terpikirkan sama sekali oleh ilmuan-ilmuan lainnya. Setelah terbangun, Frederick segera melakukan eksperimen terkait mimpinya tersebut, dan benar saja Insulin sangat baik bagi manusia penderita diabetes. Karena penemuan hebatnya tersebut, pada tahun 1923, Frederick mendapatkan sebuah penghargaan Nobel pada kategori Fisiologi dan Obat. Penemuanya hingga saat ini telah membantu banyak orang di dunia.

6. Struktur Benzene dari mimpinya “August Kekule”

Friedrich August Kekulé von Stradonitz begitulah nama lengkap peneliti kimia asal Jerman ini. Pria kelahiran 7 September 1829 ini terkenal karena mampu menjelaskan bagaimana 6 atom karbon molekul benzena berikatan dengan 6 atom hidrogen. Tapi tahukah teman ilham tentang penjabaran struktur Benzene ini dia dapatkan dari mimpi. Dalam mimpinya August Kekule melihat seekor ular yang berukuran sangat besar, lalu ular itu menggigit ekornya sendiri, seperti simbol dari Ouroboros.
bunga tidur
Awalnya mimpi itu hanya sebuah mimpi yang tidak dia anggap penting, tapi lambat laun dia menemukan pencerahan dan ilham dari mimpi tersebut. Bentuk dari Ouroboros sangat mirip dengan struktur Benzene. Dengan enam atom karbon yang mengelilingi sebuah segi enam beraturan. Saat ini penggunaan dari Benzene memang dihindari karena menyebabkan kanker. Sekarang struktur Benzene hanya digunakan untuk meneliti struktur lain yang masih sejenis.

7. Chemical Neurotransmission dari mimpinya “Otto Loewi”

Otto Loewi seorang ilmuan Jerman kelahiran 3 Juni 1873 ini juga merupakan salah satu peneliti yang mendapat ilham dari mimpi. Pada tahun 1921, Otto Loewi yang merupakan seorang ilmuan dibidang farmakologi bermimpi bahwa dia sedang meneliti tentang sebuah percobaan. Saat terbangun dia mencoba menuliskannya pada sebuah kertas. tapi sayangnya dia tidak ingat apa yang telah ia mimpikan. Saat dia kembali tidur, dia bermimpi lagi hal yang sama. Kali ini Otto benar-benar ingat, bahkan ia memulai percobaan hingga menemukan sebuah konsep tentang Chemical Neurotransmission.
bunga tidur
Dalam percobaannya dia menggunakan hati dari katak. Dari percobaannya tersebut membuktikan jika ada sebuah reaksi kimia yang ditimbulkan saraf dalam melanjutkan sebuah rangsangan. Penemuan hebat dalam bidang saraf ini membuat Otto mendapat penghargaan Nobel dalam bidang Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1936.

8. Teori analitis angka dari mimpinya “Srinivasa Ramanujan”

Jenius matematika asal India, Srinivasa Ramanujan membuat kontribusi besar untuk teori analitis angka, fungsi elips, pecahan lanjutan, dan seri tak terbatas, dan lebih dari 3.000 teorema matematika dalam hidupnya. Ramanujan menyatakan bahwa wawasan untuk karyanya datang kepadanya dalam mimpinya pada banyak kesempatan.
Sebagi contoh, rumus matematika yang didapatnya dari mimpi adalah rumus seri tak terbatas untuk Pi :
bunga tidur
Ramanujan mengatakan bahwa, sepanjang hidupnya, ia berulang kali bermimpi dewi Hindu yang dikenal sebagai Namakkal. Dia disajikan dengan rumus-rumus matematika yang rumit berulang, yang kemudian dapat diuji dan diverifikasi setelah terbangun.

9. Konstruksi Sasrabahu dari mimpinya “Ir Sukawati” (Indonesia)

bunga tidur
Ir Sukawati bermimpi mengenai tekanan yang digunakan untuk memutar landasan jalan tol adalah 78 kg/cm2, dan ketika diuji di laboratorium, angka yang muncul adalah 78,05 kg/cm2 atau meleset 0,05 kg/cm2 sampai sekarang setelah konstruksi itu terkenal dan menjadi konstruksi utama jalan jalan tol di dunia, angka 78,05 kg/cm2 masih jadi misteri, dan hebatnya, angka itu tidak pernah dikutak katik, bahkan oleh engineer engineer luar negeri yang terkenal jago sekalipun

Semua berawal dari mimpi, jadi jangan takut untuk bermimpi! 😀

(sumber: kaskus & tvsoax)

(Visited 240 times, 1 visits today)

Comments

comments