Larang Umat Muslim Masuk AS, Ternyata Donald Trump ‘Cari Makan’ di Negara Muslim!

Pidipedia.com – Calon kandidat presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini menyerukan untuk melarang semua umat Muslim masuk ke AS. Namun ironisnya, ternyata Trump sendiri ‘cari makan’ di negara Muslim!

Trump meraup penghasilan jutaan dollar AS dari bisnis-bisnisnya di negara-negara yang berpenduduk mayoritas Islam.

Dalam laporan keuangan pribadi terbaru yang diwajibkan kepada semua calon presiden AS dan dalam situs pribadi, Trump memiliki daftar cukup panjang terkait bisnis-bisnisnya di negara mayoritas Muslim, termasuk di Indonesia.

Berikut adalah daftar bisnis-bisnis Trump di negara-negara mayoritas Muslim:

1. Uni Emirat Arab

The Trump Organization telah merencanakan pembangunan dua resor golf di Dubai, Uni Emirat Arab. Dalam paparan laporan keuangannya, Trump menyatakan telah melakukan persetujuan manajemen dengan DAMAC Crescent Properties. Namun, ia belum menjelaskan pendapatan dari bisnis ini. Resornya pun belum dibuka, meski rencananya akan rampung tahun ini.

2. Azerbaijan

Trump mengumumkan kemitraan untuk membangun hotel mewah di Baku, Azerbaijan, tepatnya di Laut Kaspia, pada November 2014. Dalam laporannya, Trump menyatakan bahwa ia memperoleh keuntungan sebesar 2,5 juta dollar AS atau setara Rp 33 miliar untuk biaya manajemen Trump International Hotel & Tower Baku.

3. Turki

Trump membangun Trump Towers yang merupakan hunian 40 tingkat di Istanbul, Turki. Dalam situs pribadinya, Trump menyatakan bahwa ia tidak memiliki bangunan tersebut. Namun, pemiliknya memiliki lisensi namanya. Pendapatan royalti dari lisensi itu 1 juta dollar AS hingga 5 juta dollar AS atau setara Rp 14 miliar hingga Rp 70 miliar.

4. Indonesia

Trump mengumumkan rencana pembangunan resor dan hotel super-mewah di Bali serta lapangan golf di Jawa Barat beberapa bulan yang lalu. Pembangunan lapangan golf tersebut adalah yang pertama bagi Trump di Asia.

Baca juga:

(Visited 445 times, 1 visits today)

Comments

comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *