Mengenal Lebih Dekat Tentara Nasional Indonesia

TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI)
Terdiri dari tiga angkatan bersenjata, yaitu:


 

1. TNI Angkatan Darat (TNI AD)
TNI AD


 

2. TNI Angkatan Laut (TNI AL)
tni_al


 

3. TNI Angkatan Udara TNI AU)
tni_au


 

PERUBAHAN NAMA YANG PERNAH TERJADI:

1. Tentara Keamanan Rakyat (TKR)
dibentuk setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
TKR dibentuk pada tanggal 5 Oktober 1945 (tanggal tersebut dijadikan sebagai HUT-TNI).
TKR dibubarkan pada tanggal 26 Januari 1946

2. Tentara Republik Indonesia (TRI)
Dibentuk setelah nama sebelumnya Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
TRI dibentuk pada tanggal 26 Januari 1946
dengan maksud dan tujuan untuk memperbaiki susunan dasar dan bentuk ketentaraan yang lebih sempurna, yang disusun atas dasar militer internasional.
TRI dibubarkan pada tanggal 3 Juni 1947
Presiden Soekarno meresmikan pembentukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang merupakan hasil peleburan berbagai laskar perjuangan dan barisan bersenjata ke Tentara Republik Indonesia (TRI).

3. Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga saat ini.
Tentara Nasional Indonesia (TNI). TNI dipimpin oleh seorang Panglima TNI, sedangkan masing-masing angkatan dipimpin oleh seorang Kepala Staf Angkatan. Panglima TNI saat ini adalah Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

4. Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI)
ABRI merupakan hasil penggabungan antara TNI dan POLRI yang dibentuk pada masa Demokrasi Terpimpin hingga masa Orde Baru.

ABRI dipimpin oleh seorang Panglima ABRI (Pangab) yang membawahi empat institusi yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Polisi.

Namun setelah Reformasi pada tahun 1998, MPR telah menetapkan pemisahan tugas antara Tentara dengan Polisi.
Ketiga angkatan (Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara) berubah nama menjadi Tentara Nasional Indonesia yang memiliki fungsi untuk Pertahanan negara.

Sedangkan Kepolisian Republik Indonesia menjadi institusi yang memiliki kedudukan di bawah Presiden Republik Indonesia yang memiliki fungsi untuk penegak hukum, ketertiban, dan keamanan.

“Sesuai Ketetapan MPR nomor VI/MPR/2000 tentang pemisahan TNI dan POLRI serta Ketetapan MPR nomor VII/MPR/2000 tentang Peran TNI dan peran POLRI maka pada tanggal 30 September 2004 telah disahkan Rancangan Undang-Undang TNI oleh Dewan Perwakilan Rakyat yang selanjutnya ditandatangani oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada tanggal 19 Oktober 2004”.

Setelah itu, Nama TNI (Tentara Nasional Indonesia) digunakan hingga sekarang.


SEJARAH SINGKAT

Selama Perang Dunia-2, Indonesia berada dalam kekuasaan Jepang. Saat itu perjuangan rakyat Indonesia untuk memperoleh kemerdekaan mulai memuncak.

Untuk mendapatkan dukungan dari rakyat Indonesia dalam perang melawan pasukan sekutu, Jepang mulai mendorong dan mendukung gerakan nasionalis Indonesia dengan menyediakan pelatihan militer dan senjata bagi pemuda Indonesia.

Pada tanggal 3 Oktober 1943, militer Jepang membentuk Tentara Relawan Indonesia yang disebut PETA (Pembela Tanah Air).

Jepang membentuk PETA dengan maksud untuk membantu pasukan mereka menentang kemungkinan invasi oleh Sekutu ke wilayah Asia tenggara.

Pelatihan militer Jepang untuk pemuda Indonesia awalnya dimaksudkan untuk menggalang dukungan lokal bagi Kekaisaran Jepang, tetapi kemudian menjadi sumber daya yang sangat berarti untuk Republik Indonesia selama Perang Kemerdekaan Indonesia tahun 1945-1949 dan juga berperan dalam pembentukan Tentara Keamanan Rakyat pada tahun 1945.


TUGAS TNI

TNI Angkatan Darat
Sesuai dengan pasal 7 ayat (1) UU nomor 34 tahun 2004;
“tugas pokok TNI AD adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara”.

TNI Angkatan Laut
Sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 Tentang TNI Pasal 9;
“Angkatan Laut bertugas melaksanakan tugas TNI matra laut di bidang pertahanan;
menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi;
melaksanakan tugas diplomasi Angkatan Laut dalam rangka mendukung kebijakan politik luar negeri yang ditetapkan oleh pemerintah;
melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra laut;
melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan laut.”

TNI Angkatan Udara
Sesuai dengan UU TNI pasal 10, Angkatan Udara bertugas;
• Melaksanakan tugas TNI matra udara di bidang pertahanan.
• Menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah udara yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi.
• Melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra udara.
• Melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan udara.


STRUKTUR KEPEMIMPINAN

1. Panglima Tertinggi
Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo


2. Panglima Tentara Nasional Indonesia
Jendral_tni
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo


3. Menteri Pertahanan
menteri_pertahanan
Ryamizard Ryacudu


PANGKAT

Kepangkatan terdiri dari :
1. Perwira
2. Bintara
3. Tamtama

Adapun pangkat tertinggi Jenderal Besar dengan bintang lima.
Sampai saat ini baru ada 3 orang perwira TNI merupakan bagian dari Angkatan Darat yang dianugerahi pangkat tersebut. Mereka adalah:
1. Jenderal Besar Soedirman
2. Jenderal Besar A.H. Nasution
3. Jenderal Besar Soeharto.


KOMANDO UTAMA

TNI-AD
Komando Utama Tempur
1. Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad)
2. Komando Pasukan Khusus (Kopassus)

Komando Utama Daerah
Terdiri dari 13 Komando Daerah Militer atau disingkat KODAM yang tersebar diseluruh pelosok Negeri, yaitu:

1. Kodam Iskandar Muda
Komando Daerah Militer I/Iskandar Muda merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Aceh.
2. Kodam Jaya
Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang wilayahnya meliputi DKI Jaya, Tangerang dan Bekasi
3. Kodam I /Bukit Barisan
Komando Daerah Militer II/Bukit Barisan merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.
4. Kodam II /Sriwijaya
Komando Daerah Militer II /Sriwijaya merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitungdan Lampung.
5. Kodam III /Siliwangi
Komando Daerah Militer III /Siliwangi merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Jawa Barat dan provinsi Banten
6. Kodam IV /Diponegoro
Komando Daerah Militer IV /Diponegoro merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
7. Kodam V /Brawijaya
Komando Daerah Militer V /Brawijaya merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan di Provinsi Jawa Timur
8. Kodam VI /Mulawarman
Komando Daerah Militer VI /Mulawarman merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan
9. Kodam VII /Wirabuana
Komando Daerah Militer VII /Wirabuana merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
10. Kodam IX /Udayana
Komando Daerah Militer IX /Udayana merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
11. Kodam XII /Tanjungpura
Komando Daerah Militer XII /Tanjungpura merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah
12. Kodam XVI /Pattimura
Komando Daerah Militer XVI /Pattimura merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Maluku danMaluku Utara.
13. Kodam XVII /Cendrawasih
Komando Daerah Militer XVII /Cenderawasih merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi Provinsi Papuadan Papua Barat


TNI-AL

• Komando Armada Barat
Komando Armada RI Kawasan Barat atau disingkat Koarmabar adalah salah satu Komando Utama TNI Angkatan Laut. Komando ini bermarkas besar di Jl Gunung Sahari Jakarta Pusat, sedangkan Pangkalannya berada di Tanjung Priok,

• Komando Armada Timur
Komando Armada RI Kawasan Timur atau disingkat Koarmatim adalah salah satu Komando Utama TNI Angkatan Laut. Komando ini bermarkas besar di Surabaya, Jawa Timur.

• Komando Lintas Laut Militer
Komando Lintas Laut Militer atau disingkat Kolinlamil adalah salah satu Komando Utama TNI Angkatan Laut.
Komando ini bermarkas besar di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kolinlamil dibentuk sejak tanggal 1 Juli 1961 dengan nama Djawatan Angkutan Laut Militer (DALMIL).

• Korps Marinir
Korps Marinir Republik Indonesia merupakan kekuatan pemukul dan pendarat TNI-AL. Secara garis besar Korps Marinir bertugas merebut kedudukan pantai musuh, mengamankan obyek fital TNI-AL dan melaksanakan tugas-tugas pertahanan negara lainnya.

• Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut
Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut atau disingkat Kobangdikal merupakan salah satu komando utama di jajaran TNI Angkatan Laut. Sejak 12 Mei 2007, berubah namanya dari Komando Pendidikan Angkatan Laut (Kodikal) menjadi Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut (Kobangdikal). Saat ini Dankobangdikal dijabat oleh Laksda TNI Djoko Teguh Wahojo.


TNI-AU

1. Komando Operasi Angkatan Udara I
Komando Operasi Angkatan Udara I atau disingkat Koops AU I adalah salah satu Komando Operasi TNI Angkatan Udarayang mencakup wilayah Indonesia bagian barat yang meliputi seluruh Sumatra, Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Jawa Barat, Banten, Jakarta dan sebagian Jawa Tengah. Koops AU I bermarkas di Halim Perdanakusumah Jakarta.

2. Komando Operasi Angkatan Udara II
Komando Operasi Angkatan Udara II atau disingkat Koops AU II adalah salah satu Komando Operasi TNI Angkatan Udarayang mencakup wilayah Indonesia bagian timur yang meliputi seluruh Sulawesi, Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, sebagian Jawa Tengah dan Papua. Koops AU II bermarkas di Makassar, Sulawesi Selatan.

3. Komando Pertahanan Udara Nasional
Komando Pertahanan Udara Nasional disingkat Kohanudnas merupakan komando utama terpenting dalam kekuatanMarkas Besar TNI. Kohanudnas berfungsi sebagai mata dan telinga yang mengawasi berbagai pergerakan pesawat udara yang melintasi wilayah Indonesia. Kohanudnas didirikan pada 9 Februari 1962.
Sebagai pengawal keamanan wilayah Indonesia, dalam melaksanakan tugasnya Kohanudnas didukung oleh Satuan RadarTNI-AU yang ditempatkan di berbagai daerah. Selain itu Kohanudnas juga telah mengintegrasikan data dari radar-radar sipil di seluruh Indonesia.

4. Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara
Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara disingkat Korpaskhasau, merupakan satuan tempur darat berkemampuan tiga matra, yaitu udara, laut, darat.
Korpaskhas bertugas membina kekuatan dan kemampuan satuan Paskhas sebagai pasukan matra udara untuk siap operasional dalam melaksanakan perebutan sasaran dan pertahanan obyek strategis Angkatan Udara, pertahanan udara, operasi khusus dan khas matra udara dalam operasi militer atas kebijakan Panglima TNI.


Baca juga:

(Visited 435 times, 1 visits today)

Comments

comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *