Misteri Mumi Bersepatu Adidas, Apa Mungkin Manusia Penjelajah Waktu?

Like and Share

Pidipedia.com-Dunia sempat dihebohkan setelah ditemukannya sebuah mumi di Mongolia berusia ±1.500 tahun yang mengenakan sepatu bercorak garis-garis seperti logo 3 garis khasnya merek/perusahaan terkenal Adidas. Padahal seperti yang kita ketahui, bahwa mumi adalah sebuah mayat yang diawetkan yang merupakan peninggalan atau warisan kebudayaan manusia terdahulu. Hal aneh itu benar-benar mengejutkan hingga menjadi perbincangan hangat para netizen.

Apakah mumi itu adalah seorang penjelajah waktu yang datang dari zaman modern?

mesin penjelajah waktu

Bila seandainya itu benar bahwa sepatu yang dikenakan mumi tersebut merupakan produk dari Adidas, terus bagaimana mungkin seseorang yang hidup pada 1.500 tahun lalu bisa mengenakan sepatu tersebut? Sedangkan merek Adidas itu sendiri baru dibuat tahun 1924 oleh Adolf “Adi” Dassler, seorang ahli pembuat dan reparasi sepatu dari Herzogenaurach, 20 km dari Nuremberg, Jerman.

Maka dari itulah para peneliti terus mempelajari dan berusaha untuk mencari tahu yang sebenarnya mengenai benda/alas kaki apa yang dikenakan mumi tersebut hingga menyerupai sepatu dari produk modern.

mumi sepatu adidas

Mumi tersebut ditemukan terkubur di Komplek Pemakaman Turkik, Mongolia. Arkeolog B Sukhbaatar dari Museum Khvod, mengatakan bahwa mumi ini diduga berjenis kelamin wanita. Itu terlihat dari tidak ditemukannya busur panah di makamnya. Selain memakai sepatu, di tempat pemakaman mumi tersebut ditemukan pula benda-benda lain yang terkubur seperti bantal, kepala kambing, travel bag, teko besi, pakaian kuno, vas tanah liat, pelana kuda, tali kekang, hingga jasad kuda yang masih utuh.

mumiadidas

“Ini fenomena yang sangat langka. Kami bisa melihat bahwa kuda itu sengaja dikorbankan. Kuda itu berjenis kelamin betina berusia antara 4 sampai 8 tahun. Sedangkan orang ini tidak berasal dari kalangan elit. Kami percaya mumi ini berjenis kelamin wanita, sebab tidak ditemukan busur di dalam makamnya. Kini kami berhati-hati sekali membuka pembungkus badannya, agar kami tahu pasti jenis kelaminnya,” ujar Sukhbataar, dilansir Siberian Times.

Hingga saat ini mumi tersebut masih diteliti oleh para arkeolog di Museum Khvod. Penemuan ini mengungkap sedikit demi sedikit tentang kehidupan masa lampau nenek moyang bangsa Mongolia yang tinggal di Pegunungan Altai. Pegunungan Altai menyatukan Siberia, Mongolia, China serta Kazakhstan.

Mongolia dikenal sebagai negara beriklim dingin yang identik dengan salju. Masyarakat yang tinggal di sana juga sering terlihat mengenakan pakaian khas yang tebal-tebal berbahan bulu binatang dan alas kaki dari kulit. Ternyata gaya berpakaian seperti ini sudah ada sejak zaman nenek moyang mereka.

Disisi lain, netizen pun menanggapinya dengan menyampaikan berbagai komentar, mulai dari komentar serius, komentar iseng hingga ada dari sebagian lainnya yang mengatakan bahwa sepertinya seorang penjelajah waktu (time travel) itu memang benar-benar ada di dunia ini.

Bagaimana menurut kamu?

Baca Juga:

Like and Share

(Visited 1.341 times, 1 visits today)

Silakan beri komentar anda!

tulis komentar . . .

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares