Ramalan Nasib Amerika Setelah Obama Lengser, Ternyata Cukup Mengerikan

Pidipedia.com-Menurut Baba Vanga, yaitu seorang peramal buta dari Bulgaria yang dikenal memiliki sejumlah ramalan ampuh yang selalu menjadi kenyataan itu, dikait-kaitkan mirip dengan sang ahli nujum legendaris yaitu Nostradamus (Ramalan Nostradamus yang Mungkin Akan Terjadi di Tahun 2016)Meski peramal itu (Baba Vanga) telah meninggal pada 1996 lalu, namun hasil ramalannya itu masih banyak yang mempelajari hingga saat ini.

Walaupun Baba Vanga adalah seorang peramal dari Bulgaria (Eropa Tenggara), akan tetapi ia kerapkali meramalkan tentang nasib dari negara adidaya Amerika beserta negara-negara besar lainnya. Seperti pada saat tragedi hancurnya menara kembar WTC yang dilakukan oleh serangan teroris pada 11 September 2011 lalu, ternyata kejadian itu sudah diramalkan oleh Vanga sebelumnya.

Selain itu, Vanga juga meramalkan terjadinya Revolusi Arab (Arab Spring) 2010, yaitu sebuah gerakan protes besar-besaran yang mulai terjadi di berbagai Negara Arab, bahkan sebagian dari gerakan itubtelah berubah menjadi revolusi bersenjata yang menelan banyak korban jiwa.

Apa ramalan Baba Vanga tentang Amerika tentang Obama dan Trump?

Ada satu ramalan yang cukup mengejutkan sekaligus mengerikan tentang nasib Amerika setelah jabatan pemimpin kulit hitam (Obama) berakhir, banyak orang yang mengaitkan kepada presiden terpilih saat ini yaitu Donald Trump. Sebagaimana yang diketahui, banhwa banyak orang yang menilai Donald Trump tak memiliki kapasitas mumpuni sebagai pemimpin negara.

Diawali dari Obama, Vanga pernah mengatakan bahwa Amerika Serikat akan memiliki presiden pertama berkulit hitam, yang mana adalah Barack Obama. Ramalan ini kemudian terbukti benar. Baba Vanga menyebut, warga menaruh harapan besar di pundak sang presiden kulit hitam pertama Amerika itu. Ramalan ini pun juga benar, karena saat Obama terpilih, warga Amerika mendengung-dengungkan jargon ‘Hope’ (harapan) untuk menggambarkan terpilihnya Obama.

Ramalannya lagi-lagi benar. Ia mengatakan, meski rakyat Amerika memberi harapan besar kepada sang sosok presiden kulit hitam ini, tapi, yang terjadi malah kebalikannya. Sang presiden itu malah membawa Amerika ke krisis ekonomi, yang akhirnya menjalar ke negara lain. Terbukti, Amerika mengalami krisisi ekonomi hebat di masa pemerintahan Obama. Dunia, terutama Eropa, sampai mengalami krisis moneter.

Ramalan terakhir yang paling mengerikan tentang sosok presiden kulit hitam ini yaitu bahwa ia (Obama) dikatakan merupakan sang presiden yang akan menjadi “sosok yang terakhir”. Wah maksudnya apa ya?
Dari bunyi ramalan mengerikan itu, banyak orang yang meyakini bahwa Donald Trump akan membawa AS menuju kehancuran, sehingga tak ada lagi presiden yang akan terpilih. Wow… Jika Amerika Hancur, mungkin akan berimbas juga pada negara negara lainnya termasuk Indonesia.

Selain itu, ada juga yang mengartikan bahwa Obama adalah orang yang terakhir yang bisa menyelamatkan Amerika.
Sehingga, siapapun presidennya, termasuk Donald Trump, hanya akan membawa Amerika lebih terpuruk dari saat ini. Intinya dari kedua penafsiran tersebut memiliki arti/maksud yang sama, yaitu  Trump akan membawa Amerika menuju kehancuran.(Metro.co.uk)

Bagaimana? Apa Anda percaya?


Sudah Tau Yang ini?

>>> 4 Alasan Donald Trump Melarang Umat Muslim Masuk AS

>>> Ramalan Nostradamus yang Mungkin Akan Terjadi di Tahun 2016

>>> Terbukti Atau Kebetulan? 8 Ramalan Jayabaya Ini Benar Terjadi

(Visited 6.362 times, 1 visits today)

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *