Rosalia Lombardo, Mumi Tercantik Sepanjang Sejarah

Pidipedia.com-Sleeping beauty of the Capuchin Catacombs, begitulah orang-orang menyebutnya. Bila melihat fotonya, kita mungkin seperti melihat foto gadis kecil sedang tertidur. Padahal, siapa sangka dia adalah mumi dari tahun 1920. Ia dikenal dengan Rosalia Lombardo, Rosalia telah memperoleh reputasi sebagai mumi paling sempurna dan utuh yang pernah ditemukan sepanjang sejarah.

Ia adalah anak perempuan Italia yang lahir pada tahun 1918 di Palermo, Sisilia. Ia meninggal pada usia 2 tahun karena pneumonia, 6 Desember 1920. Sang ayah sangat terpukul atas kematian putrinya sehingga ia kemudian meminta dr. Alfredo Salafia, seorang embalmer lokal dan taksidermis  untuk untuk me-mumi-kan atau mengawetkan mayat putrinya. Ia ingin gadis kecil itu selalu utuh sehingga tak merasa jauh dari putrinya. Berkat teknik Dr. Salafia, mayat Rosalia tidak membusuk.

Pada umumnya, mumi sudah banyak mengalami kerusakan di tubuhnya. Namun lain halnya dengan rosalia. Hampir 100 tahun setelah kematiannya, Rosalia sedikit telah berubah. Masih disegel di dalam peti kaca mungilnya, Rosalia tidur, rambut pirang nya masih terurai di pipinya, busur sutra masih terikat kuat di kepalanya. Satu-satunya waktu tanda telah berlalu adalah jimat pengoksidasi Perawan Maria yang terletak di atas selimut Rosalia yang telah memudar dan hampir tak bisa dikenali. Hasil sinar X terhadap mayat Rosalia menunjukan bahwa organ-organnya masih utuh dan nyata, tidak hanya struktur tulang tetapi organ tubuhnya masih utuh. Otaknya terlihat sempurna hanya menyusut 50% karena setelah proses mumifikasi.

Rosalia_Lombardo-X-Ray

Pada tahun 2009, sebuah film dokumenter National Geographic memiliki MRI dilakukan pada tubuh Rosalia, memproduksi gambar 3D pertama Rosalia baik di dalam dan luar. MRI mengkonfirmasi semua bagian organ tubuhnya terlihat masih utuh. Hal ini juga menunjukkan tangannya di sisi tubuhnya. Tak seorang pun pernah melihat nya di bawah selimut yang menutupi tubuh Rosalia sejak dia disegel di dalam peti matinya 90 tahun yang lalu.

Tak hanya mendapatkan reputasi sebagai mumi paling sempurna dan utuh yang pernah ditemukan sepanjang sejarah. Ia juga mendapatkan reputasi sebagai mumi yang setiap hari, tampak menggerakkan kelopak matanya dan selama beberapa dekade tidak ada yang bisa mengetahui bagaimana ini bisa terjadi.

Time_Elapse_Rosalia_Lombardo

Lalu akhirnya, pada tahun 2009, ahli antropologi biologi dari Institute for Mummies and the Iceman, Dario Piombino-Mascali, mengungkap mitos mumi anak berambut pirang yang indah di Sisilia ini. “Ini adalah ilusi optik yang dihasilkan oleh cahaya yang lewat melalui jendela samping, yang pada siang hari dapat berubah,” katanya.  Piombino-Mascali membuat penemuan ini ketika ia melihat saat mumi dan tempatnya secara tak sengaja tergeser sedikit oleh para pekerja di museum, sehingga dia melihat kelopak mata mumi lebih baik dari sebelumnya. “Kelopak matanya tidak benar-benar tertutup, dan memang tidak pernah benar-benar tertutup,” katanya.

Menurut Rossella Lorenzi di Discovery News, Piombino-Mascali juga berhasil menemukan formula misterius yang digunakan untuk pengawetan sempurna Rosalia. Ketika Salafia meninggal pada tahun 1933, ia membawa rahasia bahan kimia yang digunakan untuk mengawetkan mumi nya bersamanya, dan selama beberapa dekade tidak ada yang bisa mengetahui bagaimana Rosalia bisa begitu sempurna utuh setelah bertahun-tahun.
“Sementara sebagian besar mumi yang dimakamkan di katakombe dan dirawat oleh para biarawan pada dasarnya kering oleh lingkungan yang kering, namun Rosalia telah di mumi-kan secara artifisial,” kata Lorenzi.

Pada tahun 2009 Piombino-Mascali menemukan manuskrip tulisan tangan Salafia tentang daftar bahan yang digunakan untuk me-mumi-kan Rosalia. Formulanya adalah: “satu bagian gliserin, satu bagian formalin jenuh dengan seng sulfat dan klorida, dan satu bagian dari alkohol jenuh dengan asam salisilat”.  Salafia kemudian hanya perlu mencampur ramuan ini dan menyuntikkannya ke dalam tubuh kecil Rosalia. Ramuan tersebut kemudian bekerja, dengan formalin membunuh semua bakteri penyebab pembusukan daging, gliserin memastikan bahwa tubuhnya tidak mengering, Sementara alkohol di daerah yang kering akan berfungsi mempertahankan mayat Rosalia tetap kering sehingga lebih awet terhadap perubahan suhu dan kelembaban dan asam salisilat mencegah pertumbuhan jamur. Peran garam seng, adalah untuk mem-batu-kan tubuh Rosalia.

Rosalia sekarang terletak bersama dengan ribuan mumi lainnya di Kapusin Catacombs dibawah Capuchin Convent, Sisilia, Italia. Lokasi ini menjadi salah satu pusat sejarah bagi turis karena mereka ingin menyaksikan sendiri sosok mumi yang tak mengering ini.


Baca Juga:

(Visited 343 times, 2 visits today)

Comments

comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *