Seperti Apakah Bendera Negara Islam Pada Zaman Rasulullah Saw?

Like and Share

Pidipedia.com– Suatu hal yang tidak bisa dipungkiri jika setiap negara di dunia memiliki bendera negara masing-masing, baik besar atau kecil negara tersebut. Sebagai muslim, tidakkah fakta ini membuat kita berfikir atau bertanya-tanya bagaimanakah bendera Negara Islam (Daulah Islamiyyah) yang telah didirikan oleh Rasulullah Saw di Madinah?

Negara Islam (Daulah Islamiyyah) pertama kali didirikan oleh Rasulullah Saw di Madinah. Negara Islam mempunyai bendera (al-liwa’) dan juga panji (ar-rayah). Inilah apa yang telah ditunjukkan oleh Rasulullah Saw ketika tegaknya Daulah Islamiyyah pertama di Madinah al-Munawwarah.

Dalam hadits-hadits Rasulullah Saw, telah dijelaskan bahwa bendera Negara Islam (Daulah Islamiyyah) yang didirikan oleh Rasulullah Saw mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

1. Bendera (Liwa’) Negara Islam

Bendera Negara Islam adalah berwarna putih dan tertera di atasnya kalimah “La ilaha illallah, Muhammad Rasulullah” dengan warna hitam.

aliwa_arraya_by_insanfaizin196-d5icj0y

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a yang mengatakan: “Bahwa bendera Nabi Saw berwarna putih, sedangkan panji beliau warnanya hitam.” Riwayat Ibnu Abbas yang lain menurut Abi Syeikh dengan lafadz, “Bahwa pada bendera Nabi Saw tertulis kalimat “La ilaha illallah, Muhammad Rasulullah”.

Semasa perang (jihad), bendera ini akan dipegang oleh amir (panglima) perang. Ia akan dibawa dan menjadi tanda serta diletakkan di lokasi amir. Dalil yang menunjukkan perkara ini adalah perbuatan Nabi Saw sendiri, di mana baginda (sebagai amir) pada saat pembukaan kota Makkah dan telah membawa dan mengibarkan bendera putih bersamanya.

Diriwayatkan dari Jabir, “Bahwa Nabi Sallallahu ‘alaihi wa Sallam memasuki Makkah dengan membawa bendera (liwa’) berwarna putih.” [HR Ibnu Majah].

Juga diriwayatkan dari Anas : Bahwa semasa Rasulullah Saw mengangkat Usamah ibn Zaid sebagai amir (panglima) pasukan ke Romawi, maka baginda menyerahkan bendera (liwa’) kepada Usamah ibn Zaid dengan mengikatnya sendiri.


2. Panji (Rayah) Negara Islam

Panji (Rayah) Negara Islam adalah berwarna hitam dan tertulis di atasnya kalimah “La ilaha illallah Muhammad Rasulullah” dengan warna putih.

Khilafah01

Hadis riwayat Ibnu Abbas di atas menjelaskan hal ini kepada kita. Ketika jihad, ia dibawa oleh ketua setiap unit (Divisi, Batalion, Detasement atau pun unit lainnya).

Rasulullah Saw semasa menjadi panglima perang di Khaibar, bersabda, “Aku benar-benar akan memberikan panji (rayah) ini kepada orang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya, serta dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya, lalu Rasulullah memberikan panji itu kepada Ali.” [HR Bukhari].

Sayidina Ali pada masa itu boleh dikatakan bertindak sebagai ketua divisi ataupun resimen.

Wahai kaum Muslimin ! Itulah bentuk, corak dan warna bendera Rasulullah Saw. Hadis-hadis yang diriwayatkan menggambarkan dengan jelas akan bendera dan panji Nabi Saw dan tidak ada spesifikasi lain selain ini.

Yang tertulis padanya hanyalah satu kalimah yang Rasulullah diutus karenanya. Kalimah yang telah dibawa dan diperjuangkan oleh Nabi Muhammad Saw dan para sahabat. Kalimah yang para pendahulu kita telah syahid kerana mempertahankannya. Dan kalimah inilah yang akan kita ucapkan di kala Izrail datang menjemput. Inilah kalimah tauhid yang menyatukan kaum muslimin tanpa melihat bangsa, warna kulit, persamaan geografi dan sebagainya. Inilah kalimah yang akan menyelamatkan kita dari azab Allah di akhirat nanti. Inilah kalimah yang ada pada bendera Rasulullah Saw, yakni kalimah : “La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah”.


Baca Juga :

Subhanallah, Fakta Ilmiah Piramida Menjadi Bukti Kebenaran Al-Qur’an

Like and Share

(Visited 9.198 times, 14 visits today)

Silakan beri komentar anda!

tulis komentar . . .

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares