Ungkap Misteri Kamar No 420 Yang Tidak Ada Disetiap Hotel Di Dunia

Like and Share

Pidipedia.com-Bagi kawan-kawan yang sering bepergian keluar kota dengan berbagai jenis keperluan, tentunya sering menginap di sebuah hotel yang dijadikan sebagai tempat istirahat sekaligus tempat tinggal sementara. Namun dari berbagai hotel tersebut, mungkin ada yang pernah merasakan menginap di hotel mewah dengan fasilitas kamar lebih dari 250 kamar. Nah, jika kamu jeli, pernahkah kamu menginap atau melihat kamar hotel dengan nomor kamar 420? Mungkin kamu hanya akan menemukan kamar yang bernomor 419 dan setelah itu langsung ke nomor 421. Jikapun di hotel tersebut tersedia kamar nomor 420, namun petugas hotel biasanya tidak akan menawarkannya untuk sembarang orang.

kamar no 419+1

(419+1 merupakan alternatif penomoran untuk kamar 420)

kamar no 420

(jika adapun nomor 420, maka akan diberi tanda khusus untuk kamar tersebut)

Kenapa bisa demikian?

Sejumlah pelaku bisnis hotel sangat menghindari angka 420 yang digunakan sebagai nomor kamar hotel yang dimilikinya. Karena nomor tersebut sering dikaitkan dengan kode antar petugas kepolisian sebagai status bahwa sedang ada orang yang menghisap marijuana (ganja). Jadi kode tersebut digunakan untuk melaporkan kejadian yang harus segera dilakukan penangkapan terhadap pelaku. Tentunya hal itu dilakukan untuk menghindari kecurigaan dari pihak kepolisian.

Lantas bagaimana asal-usulnya kejadian tersebut?

Hal ini berawal pada tahun 1971, dimana ada lima siswa dari SMA San Rafael di Marin County, California, Amerika Serikat yang selalu menjadwalkan pertemuan pada pukul 04.20 sore. Namun pertemuan tersebut dilakukan untuk menghisap ganja bareng. Agar tidak diketahui oleh orang lain tentang pertemuan ini, maka mereka menggunakan kode 420 dengan satu sama lain sebagai ajakan untuk menghisap ganja.

Hingga akhirnya kode itu pun mulai tersebar ke penjuru Amerika. Bahkan saudara dari salah satu anggota Waldos kenal dengan anggota band The Grateful Dead yang juga berisi penikmat ganja. Pada 1990, sebelum melakukan konser para anggota band menyebarkan pamflet yang berisi ajakan untuk gitting bersama dengan kode 420 pada 20 April, jam 4.20 sore di Oakland.

Waldos pun disematkan sebagai pencipta kode ini. Sejak saat itu pula, penggunaan kode itu semakin tersebar luas hingga ke seluruh dunia yang sering digunakan oleh para pencandu ganja. Maka sampai saat ini, penggunaan kode 420 terus diafiliasikan kepada para pecandu ganja untuk mengajak acara gitting. Kamar-kamar hotel dengan 420 pun dianggap sebagai ruangan khusus yang disediakan untuk berpesta ganja.(IDNtimes)

Maka dari itulah kamar nomor 420 tidak disediakan hampir disetiap hotel diseluruh dunia.


Baca Juga:

Like and Share

(Visited 734 times, 1 visits today)

Silakan beri komentar anda!

tulis komentar . . .

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares