Unik! Gerhana Matahari Total Pernah Dianggap Mengerikan Di Indonesia

Pidipedia.com-Masyarakat Indonesia pernah ketakutan akan terjadinya gerhana matahari total yang terjadi sekitar 33 tahun lalu, atau tepatnya pada tahun 1983. Dimana pada waktu itu kebanyakan masyarakat Indonesia takut untuk menyaksikan fenomena alam langka tersebut. Mereka lebih memilih untuk tinggal di dalam rumah, bahkan menutupi semua jendela rumahnya.

Ada apa dengan masyarakat Indonesia pada waktu itu?

Usut punya usut, ternyata kedatangan Gerhana Matahari Total dianggap sebagai bencana besar. Bahkan Presiden Soeharto (saat itu) dan pemerintah Indonesia melarang keras warganya untuk menyaksikan gerhana.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin dalam wawancara khusus kepada Liputan6.com beberapa waktu lalu mengatakan, ada semacam pembodohan publik dengan mengatakan, “Awas, hati-hati, gerhana bisa membutakan mata.” Bahkan ada yang sampai bertindak ekstrem dengan menutup seluruh jendela rumah. Bahkan di salah satu daerah di Indonesia, menutup mata hewan-hewan penghuni kebun binatang agar mereka tak buta “Seakan matahari memancarkan radiasi berbahaya,”. Ujarnya.

Apa penyebabnya?

Semua itu terjadi diperkirakan karena faktor pemali yang diwariskan para leluhur atau nenek moyang Indonesia. Dimana gerhana matahari dianggap sebagai peristiwa ditelannya matahari oleh naga, selain itu sebagai pertanda bahwa suatu marabahaya akan terjadi di bumi.

Akan tetapi, insiden pembodohan massal itu sudah tidak berlaku untuk saat ini. Teknologi sudah cukup canggih dan pengetahuan masyarakat semakin luas. Thomas juga  menuturkan, Gerhana Matahari Total adalah fenomena yang luar biasa bukan peristiwa penuh marabahaya.

Thomas juga mengungkapkan, bahwa gerhana matahari total 2016 yang terjadi pada 9 Maret ini merupakan yang pertama terjadi pada Abad ke-21 di Indonesia. Untuk itulah, Lapan meluncurkan hitung mundur 55 hari jelang gerhana matahari total.

Gerhana matahari berikutnya akan terjadi di Indonesia pada 2019, yakni gerhana matahari cincin. Sementara, Gerhana Matahari Total berikutnya baru melintas di wilayah Nusantara pada 20 April 2023.


Baca Juga:

(Visited 208 times, 1 visits today)

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *