Yuk Hindari Kebiasaan Cek Saldo di ATM Dari Sekarang

Pidipedia.com-Biasanya setiap kali orang pergi ke ATM, hal yang pertama dilakukan sebelum melakukan transaksi lain adalah cek saldo. Tentunya kebiasaan itu sudah menjadi tradisi yang dianggap sangat penting dilakukan.

Bahkan berdasarkan analisis PT BCA Tbk, setiap bulan nasabah BCA ada yang melakukan cek saldo di ATM hingga 780 kali sebulan. Perlu diketahui, bahwa pengecekan berulang-ulang dan berlebihan di mesin ATM ternyata mengakibatkan biaya operasional bank membengkak. Presdir PT BCA Tbk Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, pihaknya akan menyosialisasikan kepada nasabah agar bermigrasi ke e-banking dan m-banking.

”Kita lihat secara individu ada yang cek saldo sampai 780 kali sebulan. Ada yang 100 kali lebih. Ada yang 200 kali. Kita dekati mereka supaya pakai e-banking dan m-banking,” ujarnya.

Biasanya setiap bulan nasabah BCA mengecek saldo rata-rata empat kali. Saat ini total ada 13 juta kartu debit BCA. Apabila jumlah pengecekan berkurang, otomatis biaya operasional ATM menurun. Menurut dia, setiap nasabah melakukan transaksi melalui ATM, BCA harus menanggung tarif Rp 2.000 hingga Rp 2.500 di luar biaya pengoperasian mesin.

”Biaya operasional satu mesin ATM bisa lebih dari Rp 144 juta per tahun. Itu termasuk biaya pemeliharaan mesin, kertas, AC, listrik, asuransi, dan lain-lain,” katanya.

Apabila rata-rata transaksi pengecekan saldo hanya empat kali, maka pihak bank memutuskan untuk tidak mengenakan biaya pengecekan saldo. Jadi lakukanlah pengecekan saldo melalui e-banking atau m-banking, jadi kita tidak akan kebobolan karena saldo kita kena potong untuk biaya pengecekan saldo di ATM.


Baca Juga:

(Visited 235 times, 1 visits today)

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *